Bidang PFM Mengadakan Sosialisasi Bagi Kabupaten/Kota Untuk Penanganan Kemiskinan di Wilayah I

Oleh Admin

Terbit Kamis, 25 April 2019   Dibaca 38 kali



Secara umum kemiskinan banyak dipahami sebagai ketidakmampuan orang/keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. mereka tidak dapat menikmati makanan sehat, tidak mampu membeli kebutuhan sandang, menempati rumah yang tidak layak huni, tidak dapat menjangkau akses pelayanan kesehatan dan rendahnya partisipasi dalam pendidikan.

Kemiskinan adalah suatu kondisi yang menggambarkan ketidakmampuan orang, baik sebagai individu maupun kelompok untuk memenuhi hak-hak dasar secara layak dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Berbagai upaya penanganan  kemiskinan sudah dilakukan pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, namun belum mampu memberantas kemiskinan sepenuhnya. Kemiskinan tetap menjadi masalah utama yang dihadapi pemerintah Indonesia karena pertumbuhan penduduk yang masih tinggi, terbatasnya lapangan kerja ditambah dengan terjadinya krisis ekonomi global.

Pelaksanaan program penanganan  kemiskinan ditempuh melalui pengembangan potensi dan pendayagunaan sumber eksternal dan internal serta diimplementasikan dalam wadah kelompok usaha bersama atau lebih dikenal dengan (KUBE).

Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan Fakir Miskin Program Penangana Fakir Miskin Wilayah I yang merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan kemiskinan melalui model pendekatan KUBE sebagai salah satu medai pemberdayaan sosial yang diciptakan untuk membangun kemampuan memecahkan masalah sosial ekonomi dan mengembangkan potensi diri keluarganya.

Program penanganan kemiskinan diprioritaskan pada fakir miskin yang masih usia produktif dan diutamakan yang sudah memiliki embrio usaha dengan pemberdayaan modal usaha yang disalurkan melalui perbankan yaitu dengan penguatan modal usaha untuk memfasilitasi fakir miskin dalam mengelola usaha ekonomi produktif (UEP) dan dapat meningkatkan aktifitas sosial kelompok.

 


Bagikan

Komentar


Komentar