Dinsos Jabar Dirikan Posko Dapur Umum Untuk Lokasi Bencana Di Jabar

Oleh Admin

Terbit Senin, 6 Januari 2020   Dibaca 7 kali



Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat telah mengirimkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan pengungsi korban bencana dan mendirikan Posko Dapur Umum yaitu di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Pendopo Kota Bekasi, Kecamatan Cilamaya Wetan Kab. Karawang dan Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Sosial Jabar Dodo Suhendar mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, Dinas Sosial Provinsi mendirikan Dapur Umum  memuat untuk  tiga titik wilayah dan pengungsi sebanyak 300 orang. Adapun kebutuhan logistik yang diberikan adalah beras, sandang, makanan siap saji, Alat Mandi, pakaian ganti, matras dan air mineral.

"Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor terdapat di 12 kecamatan dan terdapat korban jiwa yang berjumlah 13 orang dan 50 orang dinyatakan menghilang," kata dia dalam rilisnya, Kamis (2/2/2020).

Adapun logistik yang dikirim oleh Dinas Sosial untuk Kabupaten Bogor yaitu Velbed, Tenda gulung, Family kit, Kids ware, Food ware, Mie instant, Paket sandang, Selimut, Kasur, Makanan anak, Alat dapur keluarga.

Bencana banjir yang terjadi di Kota Bekasi, kata dia, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat sudah mendirikan Dapur Umum di Pendopo Kota Bekasi dan mengirimkan bantuan berupa Velbed, Tenda gulung, Family kit, Kids ware, Food ware, Mie instant, Paket sandang, Selimut, Kasur, Tenda serbaguna, tenda keluarga, Makanan anak, Alat dapur keluarga, perahu karet.

"Adapun untuk Kabupaten Bekasi, Dinas Sosial Provinsi telah mengirimkn bantuan logistik berupa, Mie instan, Makanan anak dan Perahu karet, " tutur dia.

Dodo menambahkan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat sudah menyusun jadwal piket yang melibatkan seluruh ASN dilingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan piket di Posko TAGANA untuk mengkoordinasikan segala kemungkinan jika terjadi bencana di wilyah Provinsi Jawa Barat, baik itu melibatkan ASN untuk turun kelapangan bersama relawan bencana maupun memantau situasi dan kondisi serta menyiapkan buferstock logistik bagi korban pengungsi jika suatu waktu dibutuhkan.

(Novianti Nurulliah-PR)


Bagikan

Komentar


Komentar