Pentingnya pengetahuan tata cara menjadi pekerja migran

Oleh Admin

Terbit Rabu, 11 September 2019   Dibaca 11 kali



Ditengah meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat diiringi kurangnya lapangan pekerjaan yang menjadi kendala, membuat cara instant memperoleh pekerjaan terus menjamur walaupun diketahui banyak menelan korban.

Dengan iming-iming penghasilan besar, banyak masyarakat yang akhirnya terjerat modus trafficking. "Pentingnya pengetahuan tentang tata cara menjadi pekerja migran merupakan modal dasar agar tidak terjerat trafficking", kata Kasi Penyuluhan dan Pengembangan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Neni Hartini pada kegiatan Penyuluhan Sosial di Kantor Desa Sukajadi Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi pada hari selasa, 10 Sepetember 2019.

Masyarakat yang ingin menjadi pekerja migran sebaiknya mendaftar melalui lembaga yang sudah diakui pemerintah.

Menurut pensosmas Kecamatan Cimanggu Erik Wahyudi, banyaknya ibu- ibu atau keluarga yang menjadi pekerja migran pada akhirnya mengabaikan keluarga, lebih buruk lagi menjadi korban trafficking.

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi memiliki Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga yang salah satunya dapat menangani korban trafficking. Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi mengatakan untuk mendapatkan pelayanan tersebut, warga bisa berkoordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat, yang nantinya akan diteruskan ke Dinas Sosial.

Penanganan korban trafficking dapat lebih optimal dilakukan apabila warga setempat turut berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanganannya.

Penulis : Annisa Khaira Wikaningtyas


Bagikan

Komentar


Komentar