Penyandang Disabilitas : Belas Kasihan vs Kesempatan

Oleh Admin

Terbit Jumat, 11 Oktober 2019   Dibaca 6 kali



Penyandang disabilitas di masyarakat seringkali dimarjinalkan karena keterbatasannya, padahal dimata Tuhan semua manusia sama, yang membedakan hanyalah imannya.

Dukungan moral dari keluarga dan masyarakat dapat sangat membantu thd para penyandang disabilitas. "Seringkali keluarga yg memiliki penyandang disabilitas malah menyembunyikannya, padahal dengan memperlakukan mereka seperti itu akan memberi dampak buruk", kata Kasi Rehabilitasi Sosial pada Panti Rehabilitasi Sosial Bina Karya Cisarua Rismakaya pada acara Penyuluhan Sosial di Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi pada tanggal 8 Oktober 2019.

Dampak buruk tersebut diantaranya keterbatasan dalam pengembangan diri penyandang disabilitas, rendahnya kemampuan mengungkapkan keinginan, keterbatasan kesempatan belajar, tidak mampu hidup mandiri, serta ketergantungan hidup.

Pensosmas Kecamatan Cidahu menambahkan bahwa sikap masyarakat memiliki peran besar bagi penyandang disabilitas dalam proses adaptasi dan interaksi dengan lingkungannya.

Dalam paparannya, Rismakaya mengatakan bahwa paradigma pelayanan bagi penyandang disabilitas bukan hanya pemenuhan hak saja tapi juga perlindungan sosial. Penanganan terhadap penyandang disabilitas tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi harus ada kolaborasi dari berbagai stakeholder serta peran serta masyarakat. Dalam hal pemenuhan hak dan perlindungan sosial, bukan hanya kita yang memberi pilihan utk mereka, tapi beri kesempatan kepada mereka untuk menentukan pilihan mereka. Sekarang ini, pelayanan tidak hanya berupa uang saja, tp jg bantuan yg meningkatkan kualitas Penyandang Disabilitas, seperti pemberdayaan dan keterampilan.

"Dinas Sosial Kabupaten sukabumi sering melakukan pemberian alat bantu setiap tahunnya. Desa yang ingin mengajukan bantuan alat bantu harus disertai dengan kelengkapan data pemerina bantuan tersebut. Mudah-mudahan di tahun 2020 santunan bagi Penyandang disabilitas yg bedridden dapat terealisasikan", kata Kasubag Keuangan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi Ace Yusuf friadi. Bekerja bersama Disabilitas, bukan bekerja untuk disabilitas, karena yang mereka butuhkan bukan belas kasihan, melainkan kesempatan.

- Annisa-


Bagikan

Komentar


Komentar