Keberadaan Penyandang Disabilitas Ini Layak Mendapat Perhatian Yang Serius Dari Pemerintah

Oleh Admin

Terbit Jumat, 8 Maret 2019   Dibaca 74 kali



Jumat (08/03/2019) kepala dinas sosial Provinsi Jawa Barat membuka kegiatan bimbingan sosial, fisik, mental dan keterampilan penyandang disabilitas pada UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara, Tubuh. Kegiatan yang memiliki tujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap dan motivasi positif kepada para calon klien UPTD PSRPD mensenetruwitu dalam kehidupannya di masa yang akan datang.

Keberadaan penyandang disabilitas ini layak mendapat perhatian yang serius dari pemerintah, upaya pemerintah dalam melindungi kehidupan disabilitas sudah tertuang dalam berbagai peraturan perundang-undangan diantaranya adalah undang undang RI no 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, dengan adanya payung hukum di atas, diharapkan akan terciptanya sebuah tata kehidupan yang dapat mendorong penyandang disabilitas untuk turut aktif berpartisipasi dan menyumbangkan potensi dalam bidang pendidikan, pekerjaan, kesehatan, kesejahteraan sosial dan bidang lainya.

Dalam mendukung perlindungan penyandang disabilitas pemerintah provinsi jawa barat telah menerbitkan peraturan daerah no. 10 tahun 2016 pasal 6, bahwa rehabilitasi diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi fisik, mental dan sosial penyandang disabilitas agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar sesuai dengan bakat, kemampuan, pendidikan, dan pengalaman .

UPTD – Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Merupakan Salah Satu Pelaksanaan Teknis Daerah di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, yang memberikan pelayanan langsung kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial ( PMKS )  agar dapat mandiri dan memiliki ketrampilan sesuai dengan minatnya.

Tentunya tantangan ini harus dihadapi dengan upaya penanganan masalah secara terorganisir dan berkesinambungan, berdasarkan konsep-konsep penanganan masalah secara profesional serta terpadu dengan provinsi lainnya. Berbagai pola dan pendekatan penanganan pmks penyandang disabilitas di jawa barat telah diupayakan dari mulai pencegahan , penanganan , maupun pengembangan , baik melalui sistem pembinaan di dalam panti maupun di luar panti .

Di tengah persaingan global yang dihadapi saat ini, anak-anak harus lebih agresif mempromosikan potensi diri sehingga lebih menjual ke perusahaan dan mampu bersaing dengan para pencari kerja lainnya atau menjadi wirausaha yang handal.

 


Bagikan

Komentar


Komentar